Free Download Pengajian Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur [Pendidikan]

Diposkan oleh Jun Setyawan on Friday, 31 May 2013



Pendidikan itu penting, paka banget, alias pendidikan itu penting banget. Ya memang, pendidikan itu penting. Anda pernah denger orang yang bilang kayak gini "Ah buat pa sekolah tinggi-tinggi ujung-ujungnya juga jadi petani or kuli (bagi yang laki-laki), ah nanti bakalan juga kerjanya di dapur (bagi yang perempuan)" itulah biasa perkataan orang desa yang belum tahu penting pendidikan. Banyak sekali manfaat pendidikan bagi kita, orang yang berpendidikan atau orang yang punya ilmu Allah akan tinggikan derajatnya, Allah yang berjanji, masak gak percaya ma Allah?

Pengen lebih tau betapa pentingnya pendidikan bagi kita, oke langsung ja nie download pengajian yang bertema pendidikan oleh Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan. Downloadnya disini !
Read More Free Download Pengajian Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur [Pendidikan]

FREE DOWNLOAD PENGAJIAN KH. ABDUL GHOFUR [PENGASUH PONPES SUNAN DRAJAT] ORANG DERMAWAN

Diposkan oleh Jun Setyawan on Wednesday, 29 May 2013



Kayaknya udah lama nie ane gak update pengajian KH. Abdul Ghofur, untuk kali ini ane share pegajian KH. Abdul Ghofur yang berjudul ORANG DERMAWAN [SEDEKAH], kalo antum penasaran mending langsung download pengajiannya ya, oke, Downloadnya disini,
Read More FREE DOWNLOAD PENGAJIAN KH. ABDUL GHOFUR [PENGASUH PONPES SUNAN DRAJAT] ORANG DERMAWAN

10 Orang 'Gagal' yang Kini Meraih Sukses

Diposkan oleh Jun Setyawan


Berikut cerita singkat mengenai kisah hidup orang-orang yang dianggap bodoh dan terpinggirkan, namun kini sudah mendulang sukses juga kaya raya.
 Adam Khoo
Adam Khoo
Laki-laki berkebangsaan Singapura ini dulu dikenal sebagai anak bodoh, yang hanya bisa menonton TV, bermain PS selama berjam-jam. Bahkan, ia masuk di sekolah SD terburuk di Singapura, dan ia pernah ditolak oleh 6 SMP terbaik di sana, walaupun akhirnya bisa masuk ke salah satu SMP terburuk di Singapura. Namun, karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis. Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta. Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura, gajinya mencapai US$ 10.000 per jam.
 Aristotle Onassis
Aristotle Onassis 
Ia paling sering menduduki ranking terbawah di kelasnya. Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru guru dan keluarganya berputus asa. Walaupun raportnya di sekolah jauh dari bagus, bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Akhirnya dia menjadi seorang milyuner.
 Chris Gardner
Chris Gardner 
Sudah pernah nonton film atau baca buku Pursuit of Happyness ? Itulah kisah nyata kehidupan Christoper Paul Gardner yang diperankan oleh Will Smith. Pahit manisnya kehidupan tampaknya sudah dirasakan olenya. Kehilangan tempat tinggal, ditinggal istri, ditangkap polisi, kesulitan membayar kredit, semuanya sudah dirasakan. Dia bukanlah orang berpendidikan tinggi tapi dia terus berusaha dan berjuang, Kini dia menjadi seorang milyuner sukses, motivator, entrepeneur dan filantropis. Sekarang dia mempunyai Gardner Rich & Co, sebuah perusahaan pialang saham.
 
Bill Gates
Bill Gates
Pada dasarnya, si Bill Gates ini memang anak yang cerdas. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, namun ia gagal menyelesaikan kuliahnya di Harvard dan harus di DO alias Drop-Out. Bill Gates harus mengorbankan kuliah dan kesempatannya mendapat titel untuk fokus kepada penulisan Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang akhirnya menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Sekarang, jumlah kekayaan Bill Gates diperkirakan sebesar 18 trilliun dollar, dan menjadi orang terkaya dunia selama 13 tahun berturut-turut sejak 1995 sampai 2007, dan pernah menjadi ketua umum perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat, Microsoft Corp. 
 Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg
Mark adalah pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring sosial tersebut. Mungkin anda pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi warna biru mulu ya?” Itu karena si Mark ini ternyata buta warna hijau dan merah, dan warna terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru.
Lalu kenapa dia pernah dibilang bodoh? Karena si Mark juga mengikuti jejak seniornya Bill Gates, yaitu di DO (Drop Out) dari Harvard University karena sibuk mengembangkan situs jejaring sosial ini. Mark kini sudah menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya sendiri.
 Abraham Lincoln
Abraham Lincoln 
Banyak list kegagalan yang sudah ia tempuh selama 20 tahun hidupnya, seperti 
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Namun, Abraham tidak pernah menyerah dan terpuruk, terbukti dengan keberhasilannya menjadi presiden Amerika ke -16 pada tahun 1980 dan juga sebagai salah satu Presiden tersukses dalam memimpin bangsanya, menghentikan perang saudara Amerika, dan menghapuskan perbudakan.
 Albert Einstein
Albert Einstein 
Ia merupakan ilmuwan terkenal abad 20 yang terkenal dengan teori relativitasnya. Dia juga salah satu peraih Nobel. Siapa sangka dia adalah seorang anak yang terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Waktu kecil dia juga suka lalai dengan pelajaran.
 Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison 
Tommy kecil atau yang dikenal dengan nama Thomas Alva Edison  merupakan salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju. Dengan bimbingan Ibunya, Nancy Edison, Thomas Alfa Edison dengan leluasa dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Di usianya yang relatif muda, Thomas sudah berhasil mengukuhkan temuan-temuannya. Hingga akhir hayatnya, Thomas tercatat memegang rekor 1.093 temuan paten atas namanya. Penghasilannya dari temuan-temuan tersebut pun lebih dari cukup untuk mendirikan perusahanya sendiri. Pada tahun 1928 dia menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat atas semua temuan-temuan yang telah dia patenkan. Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya, yang menyatakan bahwa Thomas itu anak bodoh.

Louis Braille
Louis Braille
Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia 3 tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata yang satunya terkena sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata yang lainnya. Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang membantu orang buta juga bisa membaca, dan bisa digunakan hingga sekarang.
 Ludwig Van Beethoven
Ludwig Van Beethoven 
Beethoven memiliki gangguan pendengaran dan tanda-tanda telinganya tidak bisa mendengar mulai di usianya yang menginjak dua puluh tahunan. Namun, ia menjadi Komponis yang terkenal dengan karya 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi karya yang sudah terkenal hingga sekarang.

Lalu apa yang bisa menarik dari ahli sukses di atas? 
MOTIVASI, karena keberhasilan hanya bisa diraih dengan bertahan dari kegagalan. Tetaplah berani untuk menempuh jalan yang berbeda dari kebanyakan orang, dan tetap percaya pada potensi dan impian anda, dan motivasi diri anda. Maka sukses hanya soal waktu.
Read More 10 Orang 'Gagal' yang Kini Meraih Sukses

Mengapa Wanita Cerewet ?

Diposkan oleh Jun Setyawan on Friday, 24 May 2013



Jangan harap menemukan ketenangan saat sedang berkumpul dengan semua teman perempuan. Ya, rasanya nggak berlebihan jika beberapa orang mengeluarkan pernyataan seperti itu. Walaupun pada kenyataannya tidak semua perempuan banyak bicara, tapi hampir setiap perempuan pada umumnya akan lebih senang berbicara dibandingkan dengan laki-laki.
Sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland menemukan kenyataan bahwa perempuan berbicara 3 kali lipat lebih banyak daripada laki-laki. Dalam satu hari, rata-rata perempuan mengeluarkan 13.000 sampai 20.000 kata sedangkan laki-laki hanya 7.000 kata. So, nggak heran kan kalau kita nggak pernah merasa kesepian berada di sekliling teman-teman perempuan.
Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa salah satu sebab yang membuat perempuan memproduksi kata lebih banyak daripada laki-laki adalah adanya kadar satu jenis protein berlebih dalam otak perempuan yang terkait dengan kemampuan berbicara. Sedangkan pada otak laki-laki kadar protein tersebut berjumlah lebih sedikit.
“Hingga saat ini hasil penelitian tentang kemampuan berbicara antara laki-laki dan perempuan masih menjadi perdebatan. Belum ada satupun penelitian yang bersifat mutlak. Hasil satu penelitian dibantah oleh penelitian lainnya. Jadi, semua hasil penelitian masih harus dilihat berdasarkan tempat penelitian dan kecenderungan budaya sekitar yang memengaruhi,” Kushartanti menjelaskan.
Tapi, ketika ditanya ‘ apakah setuju jika dikatakan perempuan lebih cerewet daripada laki-laki’, perempuan yang biasa disapa Kiki ini pun setuju dan mengiyakan bahwa perempuan memang lebih cerewet dari laki-laki. “Ya, saya setuju jika dikatakan perempuan lebih cerewet dari laki-laki karena memang saya pun merasakannya. Tapi, untuk faktor penentu, saya lebih cenderung menyebut bahwa lingkungan dan budaya yang menjadi penyebabnya. Kita ambil contoh saja di lingkungan terdekat. Biasanya saat kita bertemu laki-laki yang agak aktif berbicara, lingkungan sekitar akan memberika respon, ‘Kok jadi laki-laki cerewet sih’. Hal-hal seperti inilah yang akhirnya membuat laki-laki “seolah” malas untuk berbicara banyak,” ujar Kiki, yang saat ini tengah menyelesaikan disertasi mengenai kemampuan berbahasa perempuan dan laki-laki.
Bukan hanya faktor lingkungan dan budaya yang pada akhirnya membentuk perempuan menjadi ‘makhluk cerewet’ karena ternyata orangtua juga memegang peranan penting. “Tidak bisa dipungkiri, orangtua juga banyak berperan dalam membuat kita (perempuan) menjadi lebih aktif berbicara. Saat masih anak-anak, orangtua (khususnya Ibu) biasanya akan berbicara lebih panjang kepada anak perempuannya daripada saat berbicara pada anak laki-lakinya. Ini juga menjadi salah satu faktor yang membuat perbendaharaan kata perempuan lebih banyak dan membuat kita lebih aktif berbicara. Namun, tidak semua perempuan cerewet dan laki-laki pendiam. Ada juga perempuan pendiam dan laki-laki cerewet. Bahwa pada akhirnya si perempuan pendiam bisa menjadi sosok cerewet pada suatu masa, tentu ada satu faktor yang memicunya untuk menjadi cerewet. Dan itu kembali lagi kepada faktor lingkungan sosial dan budaya,” Kiki kembali menjelaskan.
Sebagai perempuan tentu kita nggak pernah meminta untuk dilahirkan lebih aktif berbicara dibandingkan laki-laki, namun ternyata kondisi sosial, budaya, dan anatomi tubuh mendukung kita untuk lebih produktif berkata-kata. Jadi, nggak perlu menyangkal lagi kan kalau suatu saat ada yang bilang kamu bawel. Selama anugerah cerewet dan bawel yang kita miliki tidak mengganggu orang lain dan justru membawa dampak positif serta keuntungan, rasanya nggak perlu marah kan dengan julukan ‘cerewet’ yang diberikan oleh orang-orang di sekitar.
yahoo[dot]com
Read More Mengapa Wanita Cerewet ?

Peran Pesantren Di Masa Depan

Diposkan oleh Jun Setyawan

Aula Pondok Pesantren Sunan Drajat

Pesantren adalah sebuah komunitas peradaban yang memiliki ciri khas tersendiri Pesantren menjadi tempat untuk pembinaan moral-spiritual kesalehan seseorang dan pembelajaran ilmu-ilmu agama Islam  yang menjadi ciri khas dan tata nilai yang di ajarkan di pesantren adalah jiwa keikhlasan, jiwa kesederhanaan, jiwa persaudaraan, jiwa kemandirian dan jiwa kebebasan atau kemerdekaan.lima hal tersebut di namakan sebagai panca jiwa pondok  pesantren.
Pesantren sebagai bagian intrinsik dari mayoritas muslim Indonesia dapat ditelusuri dari aspek historis pesantren yang keberadaannya relatif cukup lama. Penelitian tentang pesantren menyebutkan, pesantren sudah hadir di bumi nusantara seiring dengan penyebaran Islam di bumi pertiwi ini. Ada yang menyebutkan, pesantren sudah muncul sejak abad akhir abad ke-14 atau awal ke-15, didirikan pertama kali oleh Maulana Malik Ibrahim yang kemudian dikembangkan lebih jauh oleh Sunan Ampel. Namun berdasarkan data yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, pesantren dalam pengertiannya yang sesungguhnya tumbuh-kembang sejak akhir abad ke-18. Dalam hal ini, Tegalsari dianggap sebagai pesantren tertua.
Terlepas kapan pertama kali muncul, tapi pesantren dianggap sebagai lembaga pendidikan Islam Indonesia pertama yang indigenous. Sebagai misal, pendidikan yang dikembangkan sangat mengapresiasi, tapi sekaligus mampu mengkritisi  budaya lokal yang berkembang di masyarakat luas. Karena itu, meskipun kurikulum pendidikan yang dikembangkan ditekankan pada pola yang mirip dengan dunia Islam lain yang menganut fiqh mazhab Shafii,Namun pola ini dikembangkan secara terpadu dengan warisan keislaman Nusantara yang telah muncul dan berkembang sebelumnya, yaitu (mistisisme) tasawuf. Amalgamasi keilmuan ini melahirkan intelektualitas dengan nuansa fiqh-sufistik, yang sangat akomodatif terhadap tradisi dan budaya Nusantara yang ada saat itu. Kurikulum ini kemudian dirumuskan dalam visi pesantren yang sangat sarat dengan orientasi kependidikan dan sosial.
Fiqh-sufistik yang dianut pesantren tersebut sangat berwatak transformatif yang menjadikan pesantren memiliki kemampuan untuk menyandingkan nilai-nilai universal Islam dengan kehidupan nyata. Dalam bahasa lain, sebermula sekali pesantren menyebarkan ajaran Islam, lembaga ini telah berupaya untuk melakukan kontekstualisasi Islam dengan realitas kehidupan yang ada. Islam normatif yang absolut dan meta-historis didialogkan dengan ruang dan waktu yang berkembang saat itu.
Melalui pendekatan semacam itu, pesantren pada satu pihak menekankan kepada kehidupan akhirat serta kesalehan sikap dan perilaku, dan pada pihak lain pesantren memiliki apresiasi cukup tinggi atas tradisi-tradisi lokal. Keserba-ibadahan, keikhlasan, kemandirian, cinta ilmu, apresiasi terhadap khazanah intelektual muslim klasik dan nilai-nilai sejenis menjadi anutan kuat pesantren yang diletakkan secara sinergis dengan kearifan budaya lokal yang berkembang di masyarakat. Berdasar pada nilai-nilai Islam yang dipegang demikian kuat ini, pesantren mampu memaknai budaya lokal tersebut dalam bingkai dan perspektif keislaman. Dengan demikian, Islam yang dikembangkan pesantren tumbuh-kembang sebagai sesuatu yang  tidak asing di bumi Nusantara. Islam bukan sekadar barang tempelan, tapi menyatu dengan kehidupan masyarakat.
Pola dan pendekatan itu tampaknya sangat menjanjikan bukan hanya bagi perkembangan Islam di Nusantara, tapi juga bagi keberadaan Nusantara yang nantinya memetamorfosis menjadi Indonesia. Berdasar pada keislaman pesantren itu, masyarakat santri pada masa-masa awal dan pertengahan memunculkan diri sebagai pious-transformative community; masyarakat yang mengedepankan kesalehan yang selalu melakukan transformasi sosial. Terlepas dari kekurangan dan kelemahan yang mereka alami, mereka selalu berupaya berada dalam garis depan untuk melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat lingkungan mereka, dan mengembangkan kehidupan di mana pun mereka berada. Pesantren –sampai batas tertentu –mampu mengantarkan masyarakat Muslim Nusantara (dan nantinya Indonesia) sebagai khalifah Allah yang bekomitmen untuk mengembangkan kehidupan sebaik mungkin di mana dan kapan saja mereka hidup. Maka, pandangan semacam “di mana bumi berpijak, di situ langit dijunjung” menjadi anutan kuat santri, masyarakat muslim hasil pendidikan pesantren. Pada sisi ini, peran mereka dalam melawan penjajahan, pembentukan negara Indonesia, dan mengisi kemerdekaan menjadi tinta emas yang menghiasi sejarah Nusantara dan Indonesia.
Pesantren memiliki basis sosial yang jelas, karena keberadaannya menyatu dengan masyarakat. Pada umumnya, pesantren hidup dari, oleh, dan untuk masyarakat.
PESANTREN DAN TANTANGAN MASA DEPAN
Tantangan terbesar dalam menghadapi globalisasi dan modernisasi adalah pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi. Dalam kehidupan telah terjadi transformasi di semua segi terutama sosial dan budaya yang sangat cepat dan mendasar pada semua aspek kehidupan manusia. Berbagai perubahan tersebut menuntut sikap mental yang kuat, efisiensi, produktivitas hidup dan peran serta masyarakat.
Dua hal tersebut (SDM dan pertumbuhan ekonomi) harus diarahkan pada pembentukan kepribadian, etika dan spritual. Sehingga ada perimbangan antara keduniawian dan keagamaan. Dengan perkataan lain pesantren harus dapat turut mewujudkan manusia yang IMTAQ (beriman dan bertaqwa), yang berilmu dan beramal dan juga manusia modern peka terhadap realitas sosial kekinian. Dan itu sesuai dengan kaidah ”al muhafadotu ’ala qodimish sholih wal akhdu bi jadidil ashlah” (memelihara perkara lama yang baik dan mengambil perkara baru yang lebih baik).
langkah awal yang perlu di lakukan pesantren adalah komitmenya dalam menerapkan”Tri Dharma Pesantren” yakni: pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Hal ini sebagai langkah integrasi-nya pesantren dalam memerankan fungsinya di masyarakat luas. Sehingga pesantren tidak hanya melahirkan agamawan saja, tetapi juga agamawan yang ”luwes” -inklusif, mempunyai jiwa sosial-kemasyarakatan serta kepribadian mandiri dan intrepreneurship.
Dan sekarang nampaknya pesantren telah menunjukan peranya di masyarakat dan menepis anggapan – anggapan yang seolah memojokkan pendidikan pesantren dalam hal ini madrasah orang beranggapan bahwa lulusan atau alumni madrasah hanyalah bisa berfatwa dan mengajari ngaji saja, Dan sekarang sebuah anggapan itu sudah bergeser. Alumni-alumni pesantren sudah biasa “beradaptasi” dengan dunia luar, mulai berkecimpung di dunia pendidikan, politik, social-budaya, kewirausahaan dan lain sebagainya.
Bahkan dalam dunia  pendidikan sekarang ini banyak yang mengadopsi dari pendidikan pesantren termasuk full day school, Berbusana muslim serta  pendidikan berbasis karakter, pendidikan pesantren mengajarkan keteladanan sebagaimana kata pepatah” satu keteladanan lebih berarti daripada sejuta arahan”.
Sekarang ini menjadi lulusan pesantren atau madrasah menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi orang tua dan masyarakat karena matang jiwa kemandirianya dan berperan di masyarakat,dalam realitas sekarang ini banyak pengangguran yang kebanyakan di isi oleh kelas menengah terpelajar ketidak berdayaan kelas terpelajar ini sebenarnya di akibatkan oleh sistem sebagai struktur pembelajaran yang telah membawa dampak pada alienasi (keterasingan) peserta didik terhadap dunia luar.alienasi dalam kerangka tradisional di pahami bahwa peserta didik telah mempunyai persepsi sekolah atau lembaga pendidikan telah di anggap dapat menjanjikan kerja langsung.padahal perkembangan dalam dunia kerja begitu cepat melebihi nalar keilmuan yang di ajarkan di lembaga sekolah.maka ketika sudah terjadi hal seperti ini keputusasaanlah yang akan muncul.
pondpestalhidayah[dot]wordpress[dot]com
Read More Peran Pesantren Di Masa Depan

MANGKUK TERTUA DI DUNIA, YANG DITEMUKAN DI CINA, MEMBANTAH GAGASAN DARWINIS TENTANG ''EVOLUSI MASYARAKAT MANUSIA

Diposkan oleh Jun Setyawan on Sunday, 19 May 2013


bbc pottery(1)Kepingan-kepingan tembikar yang baru-baru ini ditemukan oleh para pakar ilmu purbakala di Gua Yuchanyan di Cina telah sekali lagi merobohkan pemikiran evolusionis mengenai sejarah. Menurut sebuah laporan di BBC News, usia pecahan-pecahan tersebut yang telah ditentukan dengan menggunakan 40 macam teknik Karbon-14 yang berbeda berkisar antara 17.500 dan 18.300 tahun. Keberadaan periuk setua itu merupakan sebuah kekalahan
penuh, dalam istilah evolusinis, karena mereka menyatakan bahwa manusia memulai kehidupan beradab dan menetap pada masa yang mereka sebut sebagai Zaman Batu.

Evolusonis menyatakan bahwa manusia pertama adalah makhluk setengah-kera yang bentuk tubuh dan kemampuan akalnya berkembang seiring dengan perjalanan waktu, bahwa mereka mendapatkan keterampilan baru, dan bahwa peradaban berevolusi disebabkan oleh hal tersebut.

Menurut pernyataan ini, yang didasarkan pada ketiadaan bukti ilmiah apa pun, nenek moyang purba kita yang diduga ada itu menjalani hidup sebagai binatang, lalu menjadi beradab hanya setelah mereka menjadi manusia, dan menunjukkan kemajuan budaya seiring dengan bertambah majunya kemampuan akal mereka.

Gambar-gambar khayalan dari apa yang disebut sebagai Manusia purba, dengan tubuh yang seluruhnya tertutupi bulu binatang, atau sedang membuat api sembari jongkok di bawah kulit binatang, tengah berjalan di sepanjang tepi wilayah perairan sembari memanggul hewan yang baru saja dibunuh, atau sedang berusaha berkomunikasi dengan sesamanya menggunakan gerakan isyarat dan bersungut-sungut, adalah gambar rekayasa yang dilandaskan pada pernyataan tidak ilmiah ini.


vazo
Contoh tembikar yang ditemukan di Gua Yuchanyan pada tahun 1995


Namun, temuan-temuan purbakala yang dihasilkan hingga kini dari Zaman Batu, di mana evolusionis menyatakan bahwa “manusia waktu itu baru saja belajar berbicara”, menunjukkan bahwa manusia di masa itu sudah menjalani hidup berkeluarga, melakukan bedah otak dan memahami seni lukis dan musik.

Oleh karena serpihan periuk berusia sekitar 18.000 tahun yang ditemukan di Gua Yuchanyan di Cina juga menampakkan tanda-tanda kehidupan yang berperadaban, maka ini pun membantah “urutan zaman-zaman sejarah” karangan evolusonis. Kepingan-kepingan mangkuk ini, yang usianya ditetapkan antara 17.500 dan 18.300 tahun, adalah sisa-sisa peninggalan tembikar tertua yang pernah ditemukan. Menurut pernyataan evolusionis, manusia semestinya belum menjalani hidup menetap di masa yang disebut sebagai Zaman Batu, dan mestinya hidup di gua-gua sebagai pemburu purba yang menggunakan perkakas yang terbuat dari batu.  

Namun temuan-temuan purbakala secara ilmiah membuktikan justru sebaliknya. Pecahan-pecahan barang yang terbuat dari tanah liat yang ditemukan di Gua Yuchanyan itu secara telak menyingkap ketidakabsahan pernyataan evolusonis, yang sejatinya tidak lebih dari khayalan.

Biji-bijian padi juga ditemukan di gua yang sama di tahun 2005. Secara keseluruhan, temuan-temuan ini menunjukkan bahwa manusia yang hidup 18.000 tahun lalu telah bertani dan hidup berperadaban sebagaimana yang dilakukan manusia masa kini.

Kemajuan dan temuan seperti ini yang terjadi di cabang-cabang  ilmu pengetahuan seperti arkeologi dan antropologi menyingkapkan bahwa “gagasan evolusi budaya dan masyarakat manusia” adalah sesuatu yang palsu. Temuan yang dihasilkan selama penggalian-penggalian purbakala dengan jelas menampakkan bahwa sejarah ditafsirkan oleh para ilmuwan Darwinis berdasarkan prasangka ideologi materialis. Dongeng “Zaman Batu” tidaklah lebih dari upaya kalangan materialis dalam rangka menampilkan manusia sebagai sebuah makhluk hidup yang berevolusi dari binatang yang tidak berakal dan memaksakan dongeng yang mereka yakini ini pada ilmu pengetahuan.   (http://harunyahya.com)
Read More MANGKUK TERTUA DI DUNIA, YANG DITEMUKAN DI CINA, MEMBANTAH GAGASAN DARWINIS TENTANG ''EVOLUSI MASYARAKAT MANUSIA

SADARLAH BAHWA ALLAH-LAH YANG MENGATUR SEGALA SESUATU DALAM SETIAP DETAIL NYA

Diposkan oleh Jun Setyawan on Saturday, 18 May 2013

Kebanyakan orang senang ketika hal-hal terjadi sesuai dengan keinginan mereka, tetapi mudah kesal ketika hal-hal kecil tidak sesuai dengan keinginan mereka.Tetapi, seseorang memercayai Allah (khususnya muslim) tidak boleh memiliki sifat seperti itu. Dalam Al-Qur'an, Allah mengungkapkan kabar baik bahwa Ia telah menentukan setiap peristiwa yang terjadi hanyalah demi kebaikan hamba-Nya yang benar, dan tidak ada yang harus menjadi kesedihan atau kesulitan bagi mereka.
Seseorang yang mengetahui kebenaran ini didalam hatinya, dapat menyenangi hal apapun yang ia jalani dan berkah yang terdapat di balik hal itu.
Banyak orang tidak memikirkan bagaimana mereka tercipta ataupun mengapa mereka ada. Meskipun hati nurani mereka membimbing mereka agar sadar tentang keajaiban dan sempurnanya dunia yang dimiliki oleh Sang Pencipta, banyak sekali cinta yang mereka rasakan untuk kehidupan dunia ini, atau keengganan mereka untuk menghadapi kebenaran, membawa mereka untuk menyangkal realitas mengenai keberadaan-Nya. Mereka menolak bukti bahwa setiap kejadian dari hidup mereka telah ditentukan sesuai dengan rencana dan tujuan, tetapi perilaku mereka menunjukkan aksi yang salah, yakni menganggap hal-hal yang terjadi hanyalah kebetulan ataupun keberuntungan. Bagaimanapun, itu hanyalah pandangan sekilas dari manusia yang menghalangi mereka untuk melihat kebaikan/sisi positif dari suatu kejadian dan mengambil pelajaran dari kejadian tersebut.
gokkusagi
Adajuga mereka, yang sadar akan keberadaan Tuhan, dan memahami bahwa Dialah yang telah menciptakan seluruh alam semesta. Mereka mengakui bukti bahwa Allah-lah yang menurunkan hujan atau mengatur terbit dan terbenamnya matahari. Mereka mengakui bahwa selain karena kuasa Allah, tidak ada satupun kejadian yang dapat terjadi. Namun, ketika terjadi sedikit insiden kecil dalam hidup mereka, mereka tidak dapat berpikir mengenai kekuasaan Allah. Namun demikian, Dialah yang mentakdirkan seorang maling untuk mencuri ke rumah seseorang saat malam, menjadikan suatu halangan yang membuat seseorang jatuh, sebidang tanah yang subur untuk menghasilkan tanaman menjadi gersang, perdagangan agar menguntungkan, ataupun panci masakan yang terlupakan di kompor. Setiap kejadian termasuk dalam hikmah Allah yang tak terbatas dan sesuai dengan rencana-Nya yang luhur. Setetes noda lumpur pada celana kita, sebuah tusukan pada ban, jerawat muncul di wajah seseorang, penyakit, atau hal yang tidak diinginkan, semuanya dimasukkan kedalam kehidupan seseorang dengan rencana tertentu.
Tidak ada seseorang yang mengalami—mulai dari ia membuka matanya—dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan terpisah dari Allah. Semua kehidupan, secara keseluruhan diciptakan oleh Allah, satu-satunya yang memegang kendali atas alam semesta. Ciptaan Allah adalah sempurna, tanpa cacat, dan penuh dengan tujuan. Ini adalah bagian dari takdir yang diciptakan oleh Allah, seseorang tidak boleh mendiskriminasi suatu kejadian dengan menetapkan suatu kejadian buruk dan jahat. Apa yang menjadi kewajiban pada seseorang adalah untuk mengenali dan menghargai kesempurnaan dari semua kejadian, dan untuk percaya dengan semua kepastian yang terletak didalamnya, terlebih dari itu kita juga harus sadar mengenai kebijakan Allah yang tak terbatas, semua dirancang untuk mengarah kepada tujuan yang luar biasa. Memang, bagi mereka yang percaya dan mengenali kebaikan dalam segala hal yang menimpa mereka, baik di dunia ini dan dunia luar merupakan bagian dari suatu kebaikan yang kekal.
Dalam Al-Qur’an, Allah menarik perhatian kita kepada fakta tersebut, hampir di setiap halaman. Inilah sebabnya mengapa kegagalan untuk mengingat bahwa segala sesuatu menurut takdir tertentu merupakan kegagalan bagi seseorang yanb beriman. Takdir yang sudah ditentukan oleh Allah itu unik, dan dialami oleh seseorang persis seperti yang telah Allah tetapkan. Orang awam bisa merasakan keyakinan pada takdir hanya sebagaicara untuk “menghibur saat terjadi bencana.”
lilacicek(1)
Takdirditahbiskan oleh Allah adalah unik, dan dialami oleh seseorang dalam persis cara Allah telah ditakdirkan. Orang biasa merasakan keyakinan pada takdir hanya sebagai cara untuk "menghibur saat terjadi bencana". Seorang mukmin, di sisi lain, mencapai pemahaman yang benar terhadap takdirnya, sepenuhnya menangkap bahwa itu adalah program yang sempurna satu-satunya yang dirancang khusus untuknya.
Takdir adalah agenda sempurna yang seluruhnya dikembangkan untuk seseorang untuk masuk surga. Hal ini penuh dengan berkat dan untuk tujuan ilahi. Setiap kesulitan yang ditemui seseorang di dalam dunia ini akan menjadi sumber kebahagiaan tak terbatas, suka cita, dan damai di akhirat. Ayat “Karena seseungguhnya sesudah kesulitan datang kemudahan.” (Q.S. Al-Insyirah : 5) menarik perhatian kita pada fakta ini, dalam takdir seseorang, kesabaran, dan keberanian dari seseorang yang beriman adalah ditakdirkan bersama dengan imbalannya masing-masing di akhirat.
Ini mungkin terjadi selama hari itu, bahwa orang beriman akan menjadi jengkel atau khawatir tentang hal-hal tertentu yang telah terjadi. Alasan utama dari rasa jengkel tersebut adalah kegagalannya untuk mengingat bahwa kegagalan dalam hidupnya adalah bagian dari takdir yang khusus diciptakan oleh Allah. Padahal, ia akan dihibur dan tenang ketika ia diingatkan tentag tujuan penciptaan Allah.
Inilah sebabnya mengapaorang beriman harus belajar untuk terus diingat bahwa semuanya sudah ditakdirkan, serta mengingatkan orang lain mengenai fakta ini. Dia harus menunjukkan kesabaran dalam menghadapi kejadian tersebut bahwa Allah telah ditakdirkan untuknya, di relung tanpa batas waktu, menaruh kepercayaan kepada-Nya, dan berusaha untuk mengenali alasan-alasan di balik itu. Mereka yang berusaha memahami alasan ini akan—dengan izin Allah—sukses. Meskipun mereka mungkin tidak selalu bisa mendeteksi tujuan mereka yang sebenarnya, mereka harus tetap diyakinkan bahwa, ketika sesuatu terjadi, tentu saja untuk beberapa yang baik dan untuk tujuan.
Read More SADARLAH BAHWA ALLAH-LAH YANG MENGATUR SEGALA SESUATU DALAM SETIAP DETAIL NYA

Dilarang Makan Paha dan Sayap Ayam ? Waw !!!

Diposkan oleh Jun Setyawan

Ada sebuah artikel yang menarik di koran Jawa Pos edisi minggu, 11 Januari 2009. Di artikel yang berjudul ‘Cowok Suka Paha atau Sayap Ayam Cenderung Feminim’ tersebut diuraikan bahwa pria yang sering mengkonsumsi sayap dan paha ayam dari gerai fast food memiliki kecenderungan untuk lebih bersifat feminim. Hal ini disebabkan karena sayap dan paha merupakan tempat disuntikkannya hormon insulin X, yang merupakan hormon kewanitaan. Saya kaget dan tidak percaya ketika membaca artikel ini. Lalu saya melakukan penelusuran di Google. Apakah sobat sukses tahu apa yang saya peroleh dari penelusuran tersebut?


Didalam melakukan penelusuran, saya menggunakan dua kalimat kunci, yaitu ‘hormon ayam’ dan ‘bahaya ayam broiler’. Lalu saya menemukan berbagai silang pendapat mengenai aman tidaknya mengkonsumsi ayam broiler. Ada yang mengatakan berbahaya, dan ada juga yang mengatakan artikel-artikel tersebut hoax belaka.
Menurut sobat sukses kita harus berada di mana? Apakah di pihak pro atau kontra? Apakah sobat sukses percaya bahwa mengkonsumsi ayam broiler berdampak buruk bagi kesehatan? Saya sendiri memilih untuk pecaya bahwa mengkonsumsi ayam broiler itu berbahaya bagi kesehatan. Namun saya tetap berani untuk mengkonsumsi ayam broiler. Mengapa? Baca terus artikel ini ya.
Masyarakat Indonesia sudah berkali-kali dibuat ketar-ketir dengan ketamakan para peternak dan pedagang ayam broiler dalam mencari keuntungan. Sudah tak asing di telinga ibu rumah tangga bahwa mengkonsumsi ayam broiler dapat mengancam kesehatan. Mulai dari ayam berformalin, ayam tiren, ayam yang disuntik air hingga ayam yang disuntik hormon. Semuanya merugikan kesehatan konsumen. Untuk saat ini, saya memfokuskan penelusuran pada ayam potong yang diberi suntikan hormon. Karena dari keempat ancaman di atas, hanya suntikan pada ayam potong yang seolah-oleh dilegalkan oleh pemerintah. Sedangkan ketiga ancaman lainnya telah mendapat upaya pemberantasan dari pihak terkait. Dari beberapa artikel yang saya baca, pemberian hormon pada ayam potong tidak dilarang, yang penting mengikuti prosedur yang berlaku.
Kita mulai dari pihak yang kontra, yakni pihak yang menyatakan bahwa mengkonsumsi ayam broiler itu aman bagi kesehatan. Sebuah artikel berjudul ‘Daging Ayam Pakai Hormon. Fakta atau Mitos?‘ dari situs AkuInginHijau.com mewakili pihak pro. Pengelola situs ini mengatakan bahwa suntik hormon pada ayam broiler adalah mitos belaka. Karena saat ini ayam broiler yang kita temui di pasaran merupakan ayam potong yang membawa gen-gen yang berkualitas. Di dalam artikel tersebut disebutkan bahwa genetika ayam broiler sebenarnya berasal dari ayam yang sekarang kita sebut sebagai ayam kampung. Ayam kampung yang berkondisi baik lalu dipilih dan dibiakkan supaya bisa mendapatkan bibit unggul. Bibit unggul ini kemudian dibiakkan, lalu dipilih lagi anakan yang terbaik, demikian seterusnya, hingga diperoleh ayam potong yang benar-benar unggul. Ayam yang benar-benar unggul ini makannya sedikit, tapi cepat gemuk. Itulah yang menyebabkan harga ayam potong per kilogramnya jauh lebih murah dibanding harga daging lain.
Pendapat ini ditangkis oleh pihak pro. Dikatakan bahwa proses pembesaran ayam potong dari telur hingga siap dipotong hanya memakan waktu dua bulan. Hal ini dimungkinkan karena adanya penyuntikan hormon steroid yang dilakukan secara berkala ke tubuh ayam. Ini benar-benar terjadi di Indonesia. Peternak yang melakukan praktik seperti ini adalah peternak yang menjadi rekanan dari restoran fastfood. Tampaknya ini adalah ‘teknologi’ terbaru yang dibawa oleh pengelola restoran cepat saji dari luar negeri ke Indonesia. Ini berarti cepat atau lambat apa yang dialami oleh konsumen makanan cepat saji di luar negeri juga akan dialami oleh konsumen di Indonesia. Dan ini juga berarti peelitian yang dilakukan di luar negeri patut untuk dipertimbangkan.
Nah, hasil penelitian di luar negeri seperti ini:
Di luar negeri, konsumen pria menjadi gay karena kebanyakan mengkonsumsi ayam dari restoran fast food. Hal ini disebabkan karena ayam-ayam yang menjadi bahan bakunya berasal dari ayam-ayam betina yang disuntik dengan hormon yang membantu si ayam untuk cepat tumbuh besar. Ayam betina dipilih karena lebih cepat tumbuh besar dan dagingnya lebih empuk Yang sangat disayangkan adalah hormon-hormon tersebut ternyata menumpuk di daging ayam. Nah, ini kuncinya mengapa konsumen pria bisa menjadi gay. Ternyata hormon yang disuntikkan adalah hormon yang diperuntukkan bagi ayam betina. Jadi ketika seorang anak laki-laki terlalu banyak mengkonsumsi daging ayam di restoran fast food, dia mengakumulasi hormon-hormon ayam betina di badannya. Hormon-hormon ini tidak dapat keluar dari tubuh manusia melalui sistem pencernaan atau urin. Setelah anak laki-laki itu menjadi dewasa, testis dan penisnya tidak tumbuh besar dan dia menunjukkan minat seksualnya pada sesama pria.
Lebih lanjut lagi, di Jakarta, dilakukan sebuah penelitian oleh salah satu staff BPOM, Rusiana. Meskipun tidak berkaitan dengan penyuntikan hormon, hasil penelitian ini tetap patut untuk dipertimbangkan. Penelitian tersebut mengamati sampel hati dan paha ayam broiler yang diambil dari berbagai tempat pemotongan ayam di Jakarta. Ternyata didapati bahwa di hati ayam terdapat antibiotik penisilin. Hal ini terjadi karena hati berfungsi untuk menyaring zat-zat kimia yang masuk ke dalam tubuh. Sedangkan di daging paha, jumlahnya tidak banyak. Dari 160 sampel yang ada, ternyata sampel yang berasal dari peternakan besar bebas dari residu. Dan ternyata, peternakan besar ini memasarkan ayamnya ke swalayan-swalayan. Sehingga sudah pasti ayam-ayam broiler yang terdapat di pasar swalayan bebas residu.
Dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa:

  1. Meskipun ada pihak yang mengatakan bahwa penyuntikan hormon terhadap ayam potong hanya mitos, namun ternyata tetap saja ditemukan peternak yang menggunakan hormon. 
  2. Sebagian besar peternak yang menggunakan hormon adalah rekanan restoran fast food. Maka, sebisa mungkin batasi konsumsi ayam dari restoran fast food.
  3. Bagian tubuh ayam yang disuntikkan hormon adalah sayap dan paha. Jadi hindarilah bagian ini. 
  4. Di hati ayam terdapat tumpukan antibiotik penisilin. Itulah sebabnya konsumen di luar negeri sangat menghindari bagian ini. Ada baiknya Anda juga tidak mengkonsumsi jeroan ayam.
  5. Membeli ayam broiler di pasar swalayan aman. 
  6. Bila Anda membeli ayam di pasar tradisional, sebaiknya memilih ayam kampung
Read More Dilarang Makan Paha dan Sayap Ayam ? Waw !!!

Jet, Kacamata Pintar Android (rival google glass)

Diposkan oleh Jun Setyawan on Friday, 17 May 2013



Kacamata pintar Jet 
VIVAnews - Kacamata pintar Google Glass telah dinanti-nanti sebagian besar pecinta gadget. Teknologi inovatifnya membuat siapapun terpukau dan ingin menjadi yang pertama menggunakannya.

Meski Google Glass bisa tahan air, dan mampu memberikan pengalaman ponsel pintar di depan mata pengguna, tapi perangkat wearable itu kurang cocok untuk aktivitas olahraga dan kegiatan ekstrem lain.

Tapi, tak perlu khawatir, karena ada kacamata pintar lain berbasis Android besutan Recon Instrument. Namanya Jet. Recon sendiri merupakan perusahaan asal Kanada yang dikenal sebagai penyedia solusi Heads-up Display (HUD), dilansir Engadget, 17 Mei 2013.

Ya, kacamata hitam berbasis Android ini merupakan kacamata olahraga terpadu. Perangkat canggih ini menyuguhkan informasi menarik dan relatif lengkap saat pengguna berjalan, bersepeda, berlari, melakukan bedah medis sampai menjelajahi hutan.

Performa Jet didukung oleh prosesor dual-core, sensor menakjubkan, dan pilihan konektivitas GPS, akselerometer, termometer, Wi-Fi, Bluetooth hingga solusi nirkabel, ANT+.

Dari sisi desain, di depan kaca hitam, terdapat sensor yang dihubungkan dengan tangkai kacamata. Fungsinya untuk menampilkan kecepatan atau informasi penunjang lainnya.

Dalam video konsep yang ditampilkan, kacamata ini menampilkan kecepatan saat bersepeda, bisa juga menampilkan detak jantung pasien, memberitahu objek beberapa meter di depan pengguna, memandu arah jalan pengguna, sampai memberikan informasi kebakaran hutan dari berbagai sudut.

Hebatnya, tampilan informasi itu disampaikan secara real time. Mungkinkah? Dengan akses Internet tanpa putus, rasanya bukan hal mustahil itu akan terjadi.


Saat ini, kacamata Jet masih hadir dalam bentuk prototipe. Kacamata pintar ini dijadwalkan hadir pada akhir tahun ini.

Belum diketahui informasi harga resmi. Tapi, harganya diprediksi di kisaran US$400, setara Rp 3,8 juta sampai US$600 atau Rp5,8 juta.

Bagaimana, minat?

from : vivanews.co.id


Read More Jet, Kacamata Pintar Android (rival google glass)

MAKALAH USHUL FIQH

Diposkan oleh Jun Setyawan

BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Fiqih adalah salah satu bidang studi islam yang paling di kenal oleh masyarakat. Karena fiqih langsung terkait dengan kehidupan masyarakat. Dari sejak lahir sampai meninggal dunia berhubungan dengan fiqih.dengan hal yang seperti itu, maka fiqih di kategorikan sebagai ilmu al-bal ,yaitu ilmu yang berkaitan dengan tingkah laku kehidupan manusia, dan termasuk ilmu yang harus di pelajari,karena dengan ilmu itu pula seseorang baru dapat melaksanakan kewajibannya mengabdi kepada Allah melalui ibadah seperti: puasa, haji, dan sebagainya. 1
Setelah mengetahui pengertian, obyek kajian, kegunaan serta sejarah dari ushul fiqih, kita dihadapkan pada aliran-aliran dari ushul fiqih. Karena dalam hal menyusun dan membangun sebuah teori yang terdapat dalam ushul fiqih ada banyak pertentangannya dan perbedaannya.
Para ulama tidak selalu sepakat dalam menetapkan istilah-istilah untuk suatu pengertian dan dalam menetapkan jalan-jalan yang ditempuh dalam pembahasannya. Perbedaan-perbedaan dalam hal penetapan istilah-istilah itu menimbulkan beberapa aliran dalam ushul fiqih. 2
Sejarah mencatat bahwa aliran-aliran yang di maksud terbagi menjadi dua, yaitu Aliran Mutakallimin dan Aliran Hanafiyah. Akan tetapi dalam buku ushul fiqih yang dikarang oleh Prof. DR. Amir Syarifudin, aliran-aliran dalm ushul fiqih itu terbagi menjadi tiga, yaitu Aliran Mutakallimin dan Aliran Hanafiyah dan Aliran Muta’akhirin.

B.    Rumusan Masalah
1.     Apa saja aliran-aliran ushul fiqih itu?
2.     Apa saja karya-karya dari ushul fiqih?

C.    Tujuan Pembahasan
1.     Dapat mengetahui dan memahami aliran-aliran ushul fiqih.
2.     Bisa mengetahui karya-karya dari ushul fiqih..

BAB II
PEMBAHASAN
  1. Aliran-aliran dalam ushul fiqih

Dalam sejarah perkembangan ushul fiqih dikenal tiga aliran yang berbeda. Masing-masing aliran memiliki cara pandang yang berbeda dalam menyusun dan membangun teori yang terdapat dalam ushul fiqih. Ketiga aliran itu ialah Aliran Syafi’iyah (Aliran Mutakallimin) dan Aliran Hanafiyah dan Aliran Muta’akhirin.
  1. Aliran Syafi’iyah (Aliran Mutakallimin)

Aliran Syafi’iyah atau sering dikenal dengan Aliran Mutakallimin (Ahli Kalam). Aliran ini disebut syafi’iyah karena imam syafi’I adalah tokoh pertama yang menyusun ushul fiqih dengan menggunakan system ini. Dan aliran ini disebut aliran mutakallimin karena dalam metode pembahasannya didasarkan pada nazari, falsafah dan mantiq serta tidak terikat pada mazhab tertentu dan mereka yang banyak memakai metode ini berasal dari ulama’ mutakallimin (ahli kalam).
Dalam menyusun ushul fiqih, aliran ini menetapkan kaidah-kaidah dengan didukung oleh alasan yang kuat, baik berasal dari dari dalil naqli(al-qur’an dan sunnah) maupun dalil akli (akal pikiran). Penyusunan kaidah-kaidah ini tidak terikat kepada penyesuaian dengan furu’. Adakalanya kaidah-kaidah yang disusun dalam ushul fiqih mereka menguatkan furu’ yang terdapat dalam mazhab mereka dan adakalanya melemahkan furu’ mazhab mereka.
Aliran ini membangun ushul fiqih secara teoritis murni tanpa dipengaruhi oleh masalah-masalah cabang keagamaan. Begitu pula dalam menetapkan kaidah, aliran ini menggunakan alasan yang kuat, baik dalil aqli maupun naqli. Sebaghai akibat dari perhatian yang terlalu difokuskan pada masalah teoritis, aliran ini sering tidak bisa menyentuh permasalahan praktis. Aspek bahasa dalam aliran ini sangat dominant, seperti penentuan tentang tahsin (menganggap sesuatu itu baik dan dapat dicapai akal atau tidak). Dan taqbih (menganggap sesuatu itu buruk dan dapat dicapai akal atau tidak). Permasalahan tersebut biasanya berkaitan dengan pembahasan tentang hakim (pembuat hukum syara’) yang berkaitan pula dengan masalah aqidah.selain itu, aliran ini seringkali terjebak terhadap masalah yang tidak mungkin terjadi dan terhadap kema’shuman Rasulullah SAW. 3

  1. Aliran Hanafiyah (Fuqaha)

Aliran ini banyak dianut oleh ulama’ mazhab hanafi. Dalam menyusun ushul fiqih, aliran ini banyak mempertimbangkan masalah-masalah furu’ yang terdapat dalam mazhab mereka. Tegasnya, mereka menyusun ushul fiqih sengaja untuk memperkuat mazhab yang mereka anut. Oleh sebab itu, sebelum menyusun setiap teori dalam ushul fiqih, mereka terlebih dahaulu melakukan analisis mendalam terhadap hukum furu’ yang ada dalam mazhab mereka. System yang digunakan aliran ini dapat dipahami karena ushul fiqih baru dirumuskan oleh pengikut mazhab hanafi, setelah Abu Hanifah pendiri mazhab ini meninggal.
Diantara ciri khas aliran hanafiyyah, bahwa kaidah yang disusun dalam ushul fiqih mereka semuanya dapat diterapkan. Ini logis karena penyusunan ushul fiqih mereka telah terlebih dahulu disesuaikan dengan hukum furu’ yang terdapat dalam mazhab mereka. Ini tentu berbeda dengan aliran syafi’iyah atau mutakallimin yang tidak berpedoman kepada hukum furu’ dalam menyusun ushul fiqih mereka. Konsekwensinya, tidak jarang terjadi pertentangan antara kaidah ushul fiqih Syafi’iyah dengan hukum furu’ dan kadang kala kaidah yang disusun aliran ini sulit diterapkan.4
  1. Aliran Muta’akhirin

Aliran yang menggabungkan kedua system yng dipakai dalam menyusun ushul fiqih oleh aliran Syafi’iyah dan aliran Hanafiyyah. Ulama’-ulama’ muta’akhirin melakukan tahqiq terahadap kaidah-kaidah ushuliyah yang dirumuskan kedua alirn tersebut. Lalu mereka meletakkan dalil-dalil dan argumentasi untuk pendukungnya serta menerapkan pada furu’ fiqhiyyah.
Para ulama’ yang menggunakan aliran muta’akhirin ini berasal dari kalangan Syafi’iayah dan Hanafiyah. Aliran ini muncul setelah aliran Syafi’iyah dan Hanafiyah sehingga disebut sebagai aliran muta’akhirin Dan perkembangan terakhir penyesuaian kitab ushul fiqih, tampak lebih banyak mengikuti cara yang ditempuh aliran muta’akhirin.5

2. Karya-Karya Ushul Fiqih

1. Kitab ushul fiqih yang disusun mengikuti aliran Syafi’iayah diantaranya ialah :
a. kitab al-Mu’tamad oleh Abi Husain Muhammad bin ali al-Basri al-Mu’tazili (w.463 H).
b. kitab al-Burhan fi Ushu al-Fiqh oleh Abi al-Ma’aly Abd. Malik bin Abdillah al-Juwaini al-Naisaiburi al-Syafi’I (w. 487 H).
c. kitab al-Mustashfa min ilmi Ushul oleh imam Abi Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali al-Syafi’I (w.505 H).
d. kitab al-ikhkam fi ushul al-Ahkam oleh Abu Hasan Ali bin Abi Ali yang dikenal dengan sebutan Saifuddin al-Amidi al-Syafi’I (w. 631 H).

2. Kitab ushul fiqih yang disusun mengikuti aliran Hanafiyyah diantaranya ialah :
a. kitab Ushul oleh Abi al-Hasan al-Karkhi (w. 340 H)
b. kitab Ushul al-Jashshash oleh Abi Bakar Ahmad Ali al-Jashshash (w. 370 H)
c. kitab Ta’sis al-Nazar oleh Abi Zaid al-Dabbusi (w. 430 H)
d. kitab Tahmid al-Fushul fi al- Wushul oleh Syamsu al-Aimah Muhammad bin Ahmad al-Sarakhsi (w. 483 H)
e. kitab Ushul oleh Fakhri al-Islam Ali Muhammad al-Bazdawi (w. 483)
f. kitab al-Manar oleh Hafiz al-Din al-Nasafi (w. 790 H)

3. Kitab ushul fiqih yang disusun mengikuti aliran Muta’akhirin diantaranya ialah :
a. kitab al-jam’u al jawami’ oleh Taju al-Din abd Wahab bin Ali al-Subki al-Syafi’I (w. 771 H).
b. kitab al-Tahrir oleh Kamal Bin Hamam Kamal Al-Din Muhammad Bin Abd Wahid Al-Hanafi (w. 861 H)
c. kitab Irsyad Al-Fuhul Ila Tahqiq Al-Haq Min Ilmi Al-Ushul oleh Muhammad bin Ali bin Muhammad al-Syaukani (w. 1255 H)
d. kitab ushu al-fiqh oleh Muhammad Khudari Beik (w.1345)
e. kitab ilmu ushul al-fiqh oleh Abd Wahhab Al-Khallaf(w. 1955)
f. kitab ushu al-fiqh oleh Muhammad Abu Zahrah (w. 1974). 6
Pada abad ke-8 Hijriah muncul Imam Abu Ishaq al-Syathibi (wafat 790 H) dengan bukunya al-Muwafaqatfi al-Ushul al-Syari’ah. Pembahasan ushul fiqh yang dikemukakan Imam al-Syathibi dalam kitabnya ini, di samping menguraikan berbagai kaidah yang berkaitan dengan aspek-aspek kebahasaan, la juga mengemukakan maqashid al-Syari’ah (tujuan-tujuan syara’ dalam menetapkan hukum), yang selama ini kurang diperhatikan oleh ulama ushul fiqh. Setiap permasalahan dan kaidah kebahasaan yang ia kemukakan senantiasa dikaitkan dengan tujuan syara’ dalam menetapkan hukum. De ngan demikian, Imam al-Syathibi memberikan warna baru di bidang ushul fiqh dan kitabnya al-Muiwafaqat fi al-Ushul al-Syari’ah, yang oleh para ahli ushul fiqh kontemporer dianggap sebagai buku ushul fiqh yang konprehensif dan akomodatif untuk zaman sekarang.








BAB III
PENUTUP
D. Kesimpulan
Dari pembahasan diatas, dapat disimpulkan bahwa aliran-aliran dalam ushul fiqh terbagi menjadi tiga aliran, yaitu:
1)  Aliran Syafi’iyah atau sering dikenal dengan Aliran Mutakallimin (Ahli Kalam).
2)  Aliran Hanafiyyah (Fuqaha)
3)  Aliran Muta’akhirin
Sedangkan karya-karya dari ushul fiqh ialah:
a. Kitab yang mengikuti aliran syafi’iyah, diantaranya: kitab al-Mu’tamad oleh Abi Husain Muhammad bin ali al-Basri al-Mu’tazili (w. 463 H). kitab al-Burhan fi Ushu al-Fiqh oleh Abi al-Ma’aly Abd. Malik bin Abdillah al-Juwaini al-Naisaiburi al-Syafi’I (w. 487 H). kitab al-Mustashfa min ilmi Ushul oleh imam Abi Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali al-Syafi’I (w. 505 H)
b. Kitab yang mengikuti aliran hanafiyyah, diantaranya: kitab Ushul oleh Abi al- Hasan al-Karkhi (w. 340 H). kitab Ushul al-Jashshash oleh Abi Bakar Ahmad Ali al-Jashshash (w. 370 H). kitab Ta’sis al-Nazar oleh Abi Zaid al-Dabbusi (w. 430 H).
c. Kitab yang mengikuti aliran muta’akhirin, diantaranya: kitab al-jam’u al jawami’ oleh Taju al-Din abd Wahab bin Ali al-Subki al-Syafi’I (w. 771 H). kitab al-Tahrir oleh Kamal Bin Hamam Kamal Al-Din Muhammad Bin Abd Wahid Al-Hanafi (w. 861 H). kitab Irsyad Al-Fuhul Ila Tahqiq Al-Haq Min Ilmi Al-Ushul oleh Muhammad bin Ali bin Muhammad al-Syaukani (w. 1255 H)







DAFTAR PUSTAKA
Firdaus. 2004. Ushul Fiqh, Jakarta Timur : Zikrul
Syafi’e, Rachmat. 2007. Ilmu Ushul Fiqh, Bandung : CV. Pustaka Setia
Khallaf, Abd Wahab. 1993. Ilmu Ushul Fiqih, Jakarta : Renika cipta
Ash Shiddieqi,Teungku Muhammad Hasbi,1997.Pengantar Ilmu Fiqih, Semarang; PT Pustaka
Nata, Abuddin, 2002. Metodologi Studi Islam,Jakarta:Rajawali Pers
1 Abuddin Nata, Metodologi Studi Islam,(Jakarta:Rajawali Pers,2002), hlm.247

2 file:///G:/MAKALAH-ALIRAN-ALIRAN-USUL-FIQIH-Inspiration-Konselor.html

3 Rachmat Syafi’e. Ilmu Ushul Fiqh,(Bandung : CV. Pustaka Setia, 2007)

4 Firdaus. Ushul Fiqh,( Jakarta Timur : Zikrul, 2004 )

5 Ash Shiddieqi, Teungku Muhammad Hasbi, Pengantar Ilmu Fiqih,( Semarang: PT Pustaka, 1997), hlm.15

6 Khallaf, Abd Wahab. Ilmu Ushul Fiqih,( Jakarta : Renika cipta, 1993 )
Read More MAKALAH USHUL FIQH
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...